Rabu, 27 Juli 2011

Cara berternak lele


                                                                                 Cara berternak  lele              


Selamat datang diternak lele,lele ada bermacam-macam jenisnya,antara lain lele dumbo,lele sangkuriang,lele piton,lele putih dan masih banyak lagi yang belum disebutkan.Ternak lele tidak sulit dan lele juga mudah perawatanya,yang penting pemberian pakan yang cukup karena lele termasuk ikan kanibal jika lapar teman jadi makananya.
Untuk memulai ternak lele yang perlu diperhatikan persiapan kolam atau kolam terpal,seperti biasa air disiapkan ±seminggu sebelum bibit ditebar,untuk menghindari bibit setrees.
Peluang pasar permintaan lele cukup menjanjikan dari mulai restoran ,warung tenda,café,warung nasi dan sea food.
Cara berternak lele untuk pembesaran.
1.Ternak lele untuk pembesaran diperlukan bibit dengan ukuran minimal 5cm s/d 10cm atau tergantung selera.
2.Ternak lele yang ideal umur 3bulan harus bisa dipanen,jika tidak keuntungan akan tipis karena biaya pakan yang meningkat.
3.Ternak lele, pemberian pakan harus dikombinasi,artinya tidak tergantung dengan pakan buatan pabrik,bisa diberi pakan dari kotoran unggas atau kotoran manusia dan lain-lain.
Cara ternak lele untuk pembibitan.
Ada banyak cara pembibitan lele disini,ada yang dengan cara alami artinya lele dijodohkan secara alami.Ada juga dengan kawin suntik dan masih banyak lagi cara pembibitan.
Yang dimaksud pembibitan disini adalah membuat sentra bibit lele yang mana saya mengajak untuk membuat tempat pembibitan.yang mana nanti akan menjadi pusat bibit lele.
Teknik pembibitan dengan cara alami:
1.Pilih bibit lele yang sehat.
2.Usia lele antara 1tahun atau lebih.
3.Usahakan satu tempat sepasang (1 betina 1 jantan)
Syarat-syarat pembibitan:
1.Tempat / lokasi yang sepi jauh dari keramaian.
2.Induk jantan dan betina usia yang sama.
3.Permukaan air diberi pelindung seperti jarring paranet.
4.Induk yang sedang dijodohkan tidak boleh diganggu.
Biarkan lele berkembang biak dengan sendirinya ,sambil diamat-amati disekitar kolam pembibitan.setelah ada tanda-tanda berbusa disekitar jaring paranet,berati  proses pekawinan sudah berhasil.dan segera laukan pemisahan induknya.
Selamat mencoba semoga berhasil.
Amin.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Terimakasih telah berkunjung ke blog ini, Silahkan tuliskan komentar Anda

Ada kesalahan di dalam gadget ini